Selasa, 20 Februari 2018



Hallooooooo 2018

Telat banget gak sih nyapanya, biarin ah. Postingan terakhir aku itu tanggal Empat Desember Dua Ribu Tujuh Belas. Tepat satu tahun yang lalu, Eeeehhh… dua bulan yang lalu.
Semenjak itu jarang banget ikut event apapun lagi untuk ngisi blog, dan gak punya ide nulis sedikit pun. Ada sih kata-kata yang mau diungkapin, tapi tentang cinta, dan itu aku ungkapin di Instagram Hati Kecil. Boleh kakaaak…. dilihat ig-nya kakaaaakk.

Kenapa nulis tentang cinta, ya karena aku lagi jatuh cinta. Ngomongin tentang cinta diumur segini itu, rasanya kayak anak ABG, yang baru nemuin pacar terbaiknya. Dan aku juga seperti menemukan cinta terbaik ku.

Aduuuhhhh jadi malu.

Tahun 2017 menjadi tahun paling buruk bagi aku. Mungkin bukan tahun-nya yang buruk. Tapi banyak kejadian-kejadian tak terduga dan keputusan-keputusan terburuk, terjadi di tahun itu. Seperti, aku yang akhirnya bisa di wisuda, aku yang akhirnya bisa jatuh cinta lagi, dan hal-hal aneh dan gila yang mungkin hanya aku dan tuhan yang tau. Menjadi sesuatu yang terburuk, sekaligus yang terbaik, menjadikan sesuatu itu menjadi tidak begitu berharga. Kenapa? Karena orang cenderung lebih mengingat keburukan yang sedikit, ketimbang kebaikkannya. Sama seperti 2017 kemarin, banyak hal baik terjadi padaku. Tapi aku tidak ingin mengenangnya. Karena untuk mengenangnya, aku terpaksa harus mengingat kembali luka di 2017. Itu.

Yang ku tau, segala sesuatu yang terjadi, pasti ada balasannya. Sama seperti apa yang ada di dunia, pasti ada kebalikannya. Yin dan Yang, tinggi dan rendah, baik dan buruk, suka dan duka, aku dan kamu, pokoknya semuanya ada kebalikannya.

Disaat aku merasakan kesedihan, tuhan memberikan aku kebahagiaan yang lebih. Dia.

Continue reading