Senin, 04 Desember 2017

"BOLU AWAK" Bolu Kekinian Baru Yang Sudah Bisa Diserbuuuuu

photo by Dian Radiata
Haaaaayyyyyyy.......... Berjumpa lagi temen-temen

Hari minggu kemarin tepatnya tanggal 3 Desember 2017, aku dan temen-temen blogger mengunjungi salah satu Grand Opening bolu kekinian yang hadir di kota Batam. Yaituuuuuuu eng ing eng "BOLU AWAK". Bolu Awak merupakan salah satu oleh-oleh kekinian milik pasangan presenter Arie Untung dan Fenita. Kenapa namanya Bolu Awak ? Biar lebih akrab aja gitu sama kita-kita batam people. Hihi

Nah di acara grand opening kemarin, gak hanya blogger yang ikut meramaikan acara, ada juga vlogger, selebgram, komunitas moge, dan ibu-ibu yang tak kalah cantik dari selebgram, untuk menyambut kedatangan si empunya Bolu Awak, om Arie Untung. (maapin yak aku masih menolak tua, jadi manggilnya om)

Sebagai salah satu khas dari pulau batam, setiap acara penting, biasanya akan disambut dengan tarian dari kepulauan riau, yaitu Tari Persembahan. Om arie juga disambut dengan tarian persembahan dari salah satu sanggar tari di kota Batam.

Tarian Persembahan
Arie Untung menyampaikan kata sambutannya

"Saya baru tau dibatam ternyata cantik-cantik yaa. tau gitu saya tinggal di batam." kata om arie dalam sambutannya. Jangan deh om, kalau tinggal dibatam entar susah masuk tipi.

Bolu Awak memiliki 3 variant rasa yaitu Cheese Tart, Japanese Cheese Cake, dan Bolu Kukus Taro.
Menariknya pada grand opening kemarin, setiap pembeli yang membeli satu Japanese Cheese cake dapat gratis satu bolu kukus taro. Daaannnn pembeli dilayani sendiri oleh om arie untung, seketika antrian memanjang
Gimana enggak, jarang-jarang kan beli bolu, dapat salaman dan dapat poto, bisa kali tunjukin ke tetangga 😏.

Om Arie untung sedang melayani pembeli

Cheese Tart. Photo by Rahmat Novianto
Variant pertama di Bolu awak yaitu Cheese tart. Chesee Tart nya cantik yah. Dilihat dari gambarnya aja udah kebayang gimana enaknya. Cheese tart ini unik, pinggirannya terlihat crunchy, namun lembut di bagian tengah. Mauuuuu. Chesee tart ini di bandrol dengan harga Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah. Icip buruan.


Japanese Cheese Cake. Photo by : Rahmat Novianto
Japanese Cheese Cake, Ini adalah pilihan rasa kedua. Kelihatan lembut gitu gak sih, fantasi aku nih kayaknya makan bolu japanese cheese cake bakalan bikin kita ai shi te ru, hehe. Sangking nagihnya tu keju. Untuk Japanese cheese cake, di bandrol dengan harga lima puluh lima ribu rupiah. 
Buat yang jomblo bisa ni jadi referensi. Beli bolu ini, terus makan bareng gebetan, terus bilang aishiteru, mana tau dia mau. Mau sama bolunya maksudnya.

Bolu Kukus Taro. Photo by Rahmat Novianto
Yang ketigaaaaa. Bolu Kukus Taro. Bolu kukus taro ini harganya yang paling murah, yaitu sebesar dua puluh lima ribu rupiah saja. Bolu ini emang paling murah dari dua variant sebelumnya, tapi aku paling suka, soalnya toping kejunya rame. Kalau rame kan enak, gak sendiri jadi gak sepi (apaansih).

Nah itu dia bolu awak dengan 3 pilihan rasanya yang bisa kalian coba. Bagi yang penasaran dengan rasa dan bolunya, udah bisa kunjungin outlet nya di Ruko KDA Junction Blok D No.9. Bakery,Cafe & Resto.
atau di Vanilla Hotel Lt. Dasar Jalan Pembangunan Blok VI Penuin

Persembahan terakhir foto bareng Artis. Foto bareng artis emang suka bikin senyum-senyum sendiri ya. Padahal makanannya sama, ayam sambel ijo juga. hihi



Teman-teman blogger, udah pada nyobain enaknya bolu awak ini. Kecuali aku, makannya aku kepingin cobain juga. Beli ahhhh.................... eh tapi entar deh tunggu gajian
Yuuk beli bareng aku, biar ada temennya....
Continue reading "BOLU AWAK" Bolu Kekinian Baru Yang Sudah Bisa Diserbuuuuu

Senin, 06 November 2017

Minggu di Pantai Semandore



Alloohaaaaaaaaaaaa Whats up.......

I'm Back. Ada yang rindu?

Kali ini, aku bakalan bagiin review pantai yang lagi menanjak keatas, kayak cicak.
Pantainya baru, dan seru. Apalagi perginya sama kamu 😳

Hari minggu kemarin, aku merefreshkan pikiran dan hati, yang perasaannya hampir mati. Gatau kenapa setiap patah hati, obat yang paling ampuh dan mujarab itu menurutku selain menemukan hati yang baru, yaitu pergi ke pantai. Mantai istilahnya. Mantai ya bukan mantan.

Pantai itu tempat ternyaman dan tokcer untuk menenangkan pikiran, mencairkan kebekuan, dan menghilangkan galau. Percaya deh sama aku, laut itu nagih. Dan setiap kamu lihat laut, perasaan kamu akan tenang dengan sendirinya. Asal perginya jangan sama orang kampret. Kalau kamu perginya sama orang kampret, saran aku cuma satu, lelepin dia kelaut, kasih ke ubur2 biar ngambang dia.

Dan sampailah aku di "Pantai Semandore".

Apaan tu semandore ?? Aku juga gatau apaan. Kemarin sempat nanya sama pemilik pantainya, namanya emang tanjung semandore, maka jadilah pantai semandore. Sampai situ gue gak nanya lagi. Takut rusak otak gue, khawatirnya beliau bakalan menjelaskan silsilah seperti 'paman dari nenek moyang sepupu cucu anaknya'. Hah gak sanggup.



Pantai semandore yang letaknya di seberang pantai mubud merupakan pantai baru yang baru di resmikan bulan oktober lalu, belum ada sebulan, tapi semua keperluan sudah hampir ada walaupun belum sepenuhnya. Pantainya juga luas banget, gak akan bosen deh dan aku sama teman-teman travelling squad ku udah coba ngitarin pantainya dan fix aku kecapean. Karena aku gak kuat banget jalan kaki.

Fasilitas dari pantai ini hampir sama seperti pantai lainnya seperti toilet, musholla dan alat sholatnya, tempat wudhu, dan ada gazebo, gazebo bisa di sewa dengan harga tujuh puluh ribu rupiah. Menariknya pantai ini menyediakan beberapa perahu kecil beserta dayung nya untuk para pengunjung. Dan gue udah cobain doooongg. Seruuuuu. Enggak deh awalnya takut. Tapi lama kelamaan nagih. Main perahu-perahuan kayak di film my heart yah, yang waktu farel sama luna naik perahu berdua sambil lihat kura-kura.




Tapi ini kenapa bertiga 😧. Ini lebih jadi kayak farel ngajak luna main perahu-perahuan di ikutin sama bapaknya. Jangankan kura-kura, ubur-ubur aja takut mau nyamperin.

Perahu ini kapasitasnya untuk 4 orang, tapi kayaknya bapak penjaganya salah persepsi, mungkin 4 orang untuk yang badannya ala barbie, untuk yang ukurannya kayak aku a.k.a besar, mending naik berdua atau maksimal 3 deh, soalnya kalau berempat airnya bakalan masuk. Sudah diuji dan terbukti klinis oleh kami. hihihi
Isu-isu nya juga nanti bakalan ada wahana banana boat disini. duuuhh gak sabar ya. Pingin kesini lagi.

Aku bakalan tunjukin beberapa foto yang sempat aku abadikan, dengan gaya yang sengaja dan tidak sengaja. Chek this out

tampak dari depan pantai

tempat naik dan turunnya penumpang dari boat pengantar

Ada yang menarik dari penyeberangan dari pelabuhan sembulang, ke semandore ini, yaitu boat nya berbeda dari sampan yang biasa kita naiki ke mubud, boat yang menuju ke semandore ini lebih menantang dan lebih mengasyikan, sepulangnya dari pantai pun yang biasanya kadang kita ketiduran atau ngantuk, gak akan lo rasain di boat kali ini. Aku gak punya fotonya jadi kalau kalian penasaran, cobain aja ke semandore dan rasakan sensasinya. Seruuuuuu gila cuuuyyyyyy. nak lagi nak lagi

Pantai semandore


kayak miniatur belitung gak sih










Seneng banget datang kesini, mas-mas dan mbak-mbak yang ada disini ramah-ramah. Boatnya seru, pantainya cantik, airnya jernih, pasirnya empuk, batu-batu nya cantik. Musholla dan toilet bersih.
Apa yang lebih menyenangkan dari Pantai yang indah bersama teman-teman yang indah.

Kalau kalian mau kesini, pantainya persis di seberang pantai mubud, jadi kalau kalian dari pelabuhan bilang aja, sama mas-mas atau bapak-bapak nahkodanya 😸 bilang mau ke pantai semandore, entar di tunjukin deh boatnya. Ongkos kesini dengan naik boat yaitu Lima puluh ribu rupiah pulang-pergi. Dan kalian sudah bisa sampai di Semandore dengan elegannya. Coba yuuukkkk

Aku aja yang udah kesini pingin kesini lagi, pingin menikmati indahnya sunset dan sunrise.
Karena bagiku pantai dan matahari terbit atau matahari tenggelam adalah perpaduan yang amat sangat indah dan menakjubkan.

Continue reading Minggu di Pantai Semandore

Minggu, 27 Agustus 2017

Balada Orang Gendut

Seminggu ini gue gabut banget, gak tau mau ngerjain apa dirumah. Makan tidur, makan tidur mulu asli. Oiya skripsi gue udah kelar by the way. Seneng banget gila. Seminggu gue gak kerja demi ngebut skripsi. Itupun waktu hari terakhir pengumpulan, gue masih ada revisi di bab 5 dan lampiran gue masih kurang banyak. Tapi untungnya dengan bantuan temen-temen gue dan printer yang di bawa temen gue dari kantor-nya, skripsi ega setiani KELAAAARRRRR. Oo Thank’s god.

            Dengan kelarnya skripsi ini, gue bisa bernafas lega. Selama ini gue bernafas aja irit-irit tau gak. Serasa kecekek dimana-mana. Tidur kurang, makan jarang. Tapi anehnya badan semakin mengembang. Badan gue udah mulai bergelambir. Pipi udah mirip cheese burger jumbo, tangan udah mirip betis. Leher jadi dua. Pokoknya gue parah. GUE PARAH.

            Sampai suatu sore, temen gue yang gendut, ngatain gue semakin gendut. Ini gue ya biasa aja gitu kalau di bilangin gendut sama orang kurus, eh tapi sikampret ini ni, dia juga gendut, bahkan menurut gue gendutan dia dari pada gue. Emang rada masuk angin temen gue. Tapi senengnya main sama temen gue yang ini, dia kan juga gendut, jadi kalau gue lagi sama dia. Gak terlalu kelihatan gitu gue besar sendiri. Hihihi.

            Salah satu hal terberat dari orang gendut adalah ada aja oknum-oknum kutu, yang hobi banget bikin orang gendut itu jadi bahan lucu-lucuan. Sebenarnya yang bikin orang gendut gak pede itu, bukan karena gendutnya. Tapi karena oknum-oknum itu.

Ya kita mah bisa aja stay cool, dan gak terlalu nganggap penting omongan orang-orang itu. tapi kan dengan elu ngomong gede-gede dan kedengaran orang lain, nah orang lain itu bakal dengan sepontan ngeliat kearah si gendut. Gue contohnya. Gue sering banget di ejekin gendut sama temen gue dikampus. ya gue biasa aja, tapi dengan dia ngoomongnya gede-gede terus orang ngeliat, dia gak mikir apa, kalau-kalau omongan dia di dengerin sama orang gendut juga. Terus orang gendut itu ngajakin gue untuk buat perkumpulan orang-orang gendut, terus kita balas dendam ke elu. Dengan cara nyumpelin makanan ke mulutlu sebanyak-banyaknya sampai lu gendut. Atau dengan cara nimpa lu rame-rame. Gak takut lu.

            Sebenarnya, apa sih yang salah dengan gendut. Gendut itu bukan suatu tindak kejahatan lagi. Orang gendut itu juga punya sisi manis tau. Kami tu punya trik khusus yang hanya di miliki orang-orang gendut. Yaitu terlihat tirus kalau di foto. Gak bakalan percaya deh kalian kalau kami tu ternyata aslinya gendut, kalau udah lihat foto. Ini gak nipu ya ini beda. Ngerti? BEDA. Kita punya trik, bukan untuk menipu. Tapi untuk memuaskan hasil foto yang di ambil. Lu juga gak bakalan ngerti, gimana serunya berfoto. Berapa shoot yang di ambil hanya untuk satu gaya. Berapa kali dilihat terus diulang dengan perkataan yang sama “Ulang lagi dong, Tanganku kelihatan gendut.” “jangan dari sebelah sini, badanku kelihatan gede” “Pipiku tembem, ulang”.

            Cewek gendut itu juga gak pilih makanan. Karena kami juga tergolong karnivora, pemakan segala. Lu ngajakin dia makan di angkringan aja udah bahagia dah. Gak perlu tempat mewah dengan makanan mahal (ngebela diri sendiri).

            Terus terang, gue juga sebenarnya pingin banget kurus, bukan karena gue gak bersyukur dengan kondisi gue. Tapi gue ngerasa kasian aja entar sama orang yang bakalan jadi suami gue. Gimana kalau ternyata suami gue itu kurus. Pasti orang bakalan selalu ngira kalau makanan nya dia, gue yang ngembat. Terus gimana kalau misalnya gue sakit, dan dia harus gendong gue, tapi gak kuat karena badan gue yang lebih mirip beruang kutub yang lagi berhibernasi. Gue gak tega coy. Gue tu perasa.
            Makannya gue pingin banget kurus dengan segala upaya yang gue rencanakan, dan segala rintangan-rintangan yang menghalanginya. Tapi kenyataannya gue lebih menyukai makanan dari pada calon suami gue yang gue belum tau itu siapa. Bahahaha

            Tapi gue yakin, gue bakalan kurus suatu saat nanti. Ya walaupun gak bakalan sekurus Barbie, atau artis-artis korea yang selama ini gue tonton. Dan mungkin gue bakalan buat juga noh meme-meme yang kayak orang-orang bikin. “Maafkan aku yang dulu”.
Continue reading Balada Orang Gendut

Senin, 12 Juni 2017

TERLAHIR KEMBALI


Hello. This is Ega.
How are you?   Cause I’m fine.

Setelah sekian lama aku akhirnya kembali. Rasanya udah lamaaaaa banget gak nulis. Udah seabad. Ini blog sampai ada sarang laba-labanya sangking gak ada lagi yang ngunjungin. Untuk sekedar informasi aku kemana saja selama ini, blog ini sedang dalam masa pembaharuan. Pembaharuan hati si penulisnya. Tulisan-tulisan lama ku sudah ku hapus demi mendalami peran. Peran sebagai wanita yang memulai kisah baru dan melupakan kisah yang lama. Eeaakkk.

Gak tau kenapa malas aja rasanya. Ngerjain apapun itu, tugas kuliah, skripsi, kerjaan kantor, otak lagi butek gak punya ide sama sekali.
Dan juga kenapa aku gak akan sering menulis seperti dulu? Karena aku sedang mengalami keSULITan teman-teman. SULIT mengerjakan skripsi.

Demi sebuah topi segi lima, (segilima apa segiempat si??) aku menelantarkan rumahku (dibaca:blog), meninggalkan drama korea, meninggalkan oppa-oppa. Terasa sulit you know?
Tapi its okay. Demi liburan ke jogja, demi oppa-oppa, demi eomma dan appa. Aku bakalan semangat.
Semangat gue semangat. Doakan aku yah…… 

Oh iya, aku makin kesini kesannya kok kayak lebay ya?. Soalnya sedang membiasakan diri gak lagi nulis-nulis tentang galau sih. Pingin nulis yang lucu-lucu gitu, biar orang ketularan awet mudanya gue. Tapi ya aku gak lucu. Jadi bingung mau begimana. Mau gak nulis lagi kasian sama ini blog. Mau nulis lagi mampet otak. Kayak makan buah simalakama tau gak lu. 

Demi merubah tujuan hidup blog ini. Tadinya aku mau ngerubah namanya ke yang lebih gabut. Imut enggak, bagus juga enggak. Gak jelas aja pokoknya. “BumbleBeebi”. Terinspirasi dari karakter favorit ku dalam sebuah film. Tapi masih wacana. Kenapa dirubah ? karena blog aku udah kayak buku harian aku sendiri. Dan karena aku udah memutuskan untuk lahir kembali, aku pun memutuskan untuk mengganti buku hariaannya. Alasan keduanya sih, supaya nama eike yang ucul ini gak terlalu ke publish. Takut terkenal. bahahaha

Tapi memulai seuatu yang baru lagi itu gak gampang, kayak udah setres-stress belajar fisika. Eh bukannya melajutkan malah memulai belajar laporan keuangan. Kayak udah capek-capek ngecilin baju yang di jait pakek tangan, eh harus di bongkar lagi jaitannya karena kekecilan. Kayak udah capek-capek rinduin kamu, eh kamunya gak rindu aku (kan galau). Kayak udah capek-capek…………….. udah ah capek.

Intinya gak gampang.
by the way anyway busway. sampai disini aja dulu prolog monolog epilog golok goblog gue. Insya allah di tulisan selanjutnya kita akan sama-sama ketawa. Aku bakalan baca-baca buku komedi dulu. Dan sebelum waktu itu datang, kuy kita sama-sama belajar. Aku belajar Bikin ketawa, loe belajar buat ketawa. Dan kalau perlu, sumbangkanlah sedikit ketawa kalian untuk fakir tawa seperti penulis newbie kayak aku. Bye


-with Love: Ega Cantik-
Continue reading TERLAHIR KEMBALI

Senin, 13 Maret 2017

Catatan Hati Mahasiswi Tua

Ada beberapa cara orang dalam menghibur diri. Bisa jadi beda orang, beda cara. Kaya gue sekarang. Ditengah dilemanya gue nyari judul skripsi yang udah lima kali ganti, gue merefreshkan otak gue dengan nulis. Emang sih tulisan gue gak seberapa bagus, tapi dengan nulis, semua unek-unek dihati kayak hilang gitu aja.

Gue memutuskan nulis ketika gue memasuki fase-fase patah hati, kurang lebih dua setengah tahun yang lalu. Saat itulah awal-awal gue mengalami patah hati terhebat versi gue. Entah segimana sakit hatinya gue hingga muncul banyak kata-kata yang ingin gue ungkapkan. Dan salah satu caranya adalah dengan gue ngeblog. Saat itu gue gak peduli, mau orang nilai gue lebay atau apa juga yang penting gue lega. Dan setelah gue nulis, terbukti. Perasaan gue sedikit lebih baik. Sama kayak nahan kentut seharian, yang lega waktu udah keluar. Hihihi

Gue adalah mahasiswi semester akhir di salah satu universitas swasta. Sebagai mahasiswi semester tua, gue lagi dihadapkan dengan sebuah skripsi yang terkadang menghantui mahasiswa-mahasiswa kayak gue, yang niat gak niat kuliahnya. Nah gue jangan kan skripsinya, nyari judulnya aja udah bikin gue stress 50 keliling. Udah lima kali ngajuin judul kelima-limanya ditolak. Emang ya ternyata, kuliah finance itu gak mudah. By the way, kesulitan gue kuliah finance karena dari sekolah gue bukan jurusan yang begini-begini. Gue adalah seorang anak manusia yang tumbuh sebagai anak teknik namun masuk kelobang akuntansi. Ya, gue adalah lulusan sekolah menengah kejuruan jurusan perkapalan yang mengambil jurusan akuntansi saat masuk kuliah. Saya tau apa yang anda pikirkan “LARII BANGEETT”. Gue juga baru sadar, kayaknya waktu gue daftar kuliah, gue kesurupan hantu duit mabok sampai yang ada dipikiran gue adalah kuliah keuangan.

Giliran udah begini, satu-satunya cara ya berjuang sampai titik darah gak penghabisan (karna gue gak mau mati dan masuk Koran dengan judul gak matching “seorang mahasiswi universitas U meninggal karna nyari judul sampai titik darah penghabisan). Saat gue coba minta solusi judul kedosen, gue malah gak menemukan jawaban yang gue harapkan  ‘jadi saya harusnya judulnya yang gimana ya buk?’  ‘kamu faham akuntansi biaya?’  ‘enggak terlalu’  ‘kalau audit?’  ‘enggak faham buk’  ‘jadi kamu bisanya apa?’  ‘…..’
Disini gue merasakan, gue tiga tahun sekolah teknik yang banyak hitung-hitungannya, itu gak membuat gue pintar matematika maupun fisika. Dan sekarang gue ambil jurusan akuntansi, gak membuat gue pintar keuangan. Gue berfikir, sebenernya gue sekolah sama kuliah ini faedahnya apa? Kagak ada pinter-pinternya.

Gue punya banyak mimpi. Tapi satu-satunya mimpi yang merupakan gerbang dari mimpi yang lain dan yang paling susah gue taklukin adalah SKRIPSI. 
Continue reading Catatan Hati Mahasiswi Tua