Kata orang, perempuan itu dilahirkan tiga kali. Pertama, ketika dia dilahirkan sebagai seorang anak. Kedua, ketika dia dilahirkan sebagai seorang istri. Dan ketiga, ketika dia dilahirkan sebagai seorang ibu.
Mengapa demikian ?? karena seorang perempuan memiliki tiga kali peran dalam hidupnya. Yang pertama, ketika dia menjadi seorang anak, dia membukakan pintu surga bagi ayahnya. Kedua, ketika dia menjadi seorang istri, dia dapat menyempurnakan agama suaminya. Dan ketiga, ketika dia menjadi seorang ibu, surga ada ditelapak kakinya.
Dan kini, aku telah dilahirkan sebagai seorang Istri.
28 April 2018
Adalah salah satu hari yang paling bersejarah dalam kehidupanku. Hari dimana aku mengikat janji pernikahan dengan orang yang tidak pernah aku sangka akan menjadi jodohku. Seseorang yang selama ini hanya aku anggap sebagai abang, ternyata menjadi pasangan hidup yang akan aku jaga sampai akhir hayat, Insya Allah.
Seseorang tersebut bernama Riki Andes Saputra. Tidak pernah sedikitpun terpikir olehku, bahwa orang yang menjadi pasangan hidupku adalah dia yang telah ku kenal selama lebih dari 5 tahun. Semuanya terasa seperti mimpi, sampai saat ini pun aku masih tidak menyangka bahwa semua proses yang kami lalui, berjalan begitu alami dan cepat, tanpa adanya halangan yang terlalu memberatkan.
"Saya terima nikah dan kawinnya Ega Setiani binti Samharis dengan mas kawinnya tersebut tunaaaai"
Ketika kalimat ijab qobul di ucapkan, dan ketika para saksi mengatakan SAH, rasanya merinding, lega, bercampur dengan air mata yang menitik perlahan. Alhamdulillah.. Kami telah resmi menjadi suami istri. Sumpah, detik itu adalah kebahagiaan yang tidak pernah bisa aku gambarkan. Saya, Ega Setiani, telah resmi menikah dengan Riki Andes Saputra.
Untuk pertama kalinya aku melihat senyumnya yang berbeda, aku melihat ketulusannya, dan melihat betapa besar keinginannya untuk menjaga dan membangun rumah tangga ini agar menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah dan Wa Rahmah.
Hari itu, aku merasa menjadi perempuan yang sangat bahagia dan juga sangat bersyukur karena telah di persatukan dengannya dalam sebuah kehidupan baru. Kehidupan yang telah kami jalani selama satu bulan, yang membuatku merasakan kembali, bahwa bang Riki melengkapi ku, suami yang sholeh yang sangat aku sayangi.
Kini kami telah resmi menjadi sepasang suami istri, saling membimbing untuk membina rumah tangga, melengkapi satu sama lain, saling menemani dalam suka maupun duka, dan beribadah bersama.
Sekarang cerita kami akan dimulai. Cerita dimana, kami akan mengisi buku kosong yag akan di isi dengan warna warni kehidupan rumah tangga. Kehidupan yang insya allah akan terjalin dengan indah. Kehidupan Ega dan bang Riki.
Teruntuk Suamiku tersayang...
Aku sangat bersyukur karena kamu telah menjadi bagian dari hidup ku. Menjadi seseorang yang siap mendengarkan segala keluh kesah dan segala hal yang terjadi dalam hidupku. Menjadi orang yang akan berjalan bersamaku untuk membangun rumah tangga yang insya allah bernafaskan islami.
Tidak pernah menyangka bahwa aku akan selengkap ini dengan adanya kamu. Terima kasih telah menjadi seseorang yang membuat aku merasakan rindu setiap harinya. Terima kasih telah mau menjadi pasangan hidup yang dimana aku akan bersandar, tertawa, menangis, dan tersenyum. Terima kasih karena telah menerimaku apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihanku. Aku akan belajar setiap harinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih karena telah membimbingku dan bersedia untuk menjadi imam dalam rumah tangga ini. Langkah ini adalah langkah awal kita untuk menuju surga Allah SWT, karena niat kita semula untuk beribadah.
Banyak hal yang masih harus di perbaiki dan aku gak bisa janjikan apa-apa, tapi insya allah aku akan menjadi istri yang setia untuk mu, menjadi ibu yang bijak untuk anak-anak nanti ketika rezeki tersebut sudah diberikan Allah SWT, dan menjadi makmum yang akan selalu mendoakan serta mengamini semua doa yang dipanjatkan.
Aamiin.
Dan tulisan ini akan aku berikan kepada suamiku, yang telah memilihku untuk menjadi pendamping hidupnya.



0 komentar:
Posting Komentar